Pages

Selasa, 08 Januari 2013

C.B.S.T Ber-X.X *



Bismillahirrahmanirrahiiim….

                Udah jadi nasib dan taqdirku mungkin. Selalu gagal dalam masalah percintaan. Sejak aku mengenal perasaan saling menyukai, aku tak pernah berhasil mendapatkan cintaku. Selalu bertepuk sebelah tangan. Ku akui, tampangku memang pas-pasan. Wajar saja jika mereka yang aku suka, tak menyukaiku. Namun dibalik wajah pas-pasanku ini, ternyata ada juga yang menyukai aku. Bukan Cuma satu atau dua, namun lebih dari itu. Sayangnya aku tak bisa menyukai mereka. Aku hanya bisa menyukai orang yang aku suka.

                Ketika langkahku melangkah ke jenjang SMA, aku menyukai lagi seseorang. Orang yang asing di mataku. Namun aku telah jatuh hati sejak melihat foto ijazahnya beserta nilai-nilai tinggi yang tertera di ijazah tersebut. Aku belum mengenal dia, belum mengenal karakternya, seperti apa kehidupannya apalagi. Aku tambah tertarik dan penasaran padanya ketika aku melihat tanggal lahirnya yang hamper mirip dengan tanggal lahirku. Kami jodoh, fikirku lugu saat itu.

                Seperti yang aku bilang di awal, aku selalu gagal dalam percintaan. begitu pulalah kisahku dengan orang itu. Bertepuk sebelah tangan. Dan kali ini, ketika kakiku hamper hengkang dari dunia kampus. Aku mengenal seseorang lagi. Mengenalnya dari facebook. Aku tak tau apa yag aku suka dari dia, yang aku yakini aku jatuh hati padanya karena kecocokan saat ngobrol dan tentu saja, karena gombalanya. Aku termakan rayuan, dan aku jatuh saat itu.

                Ya, cintaku kali ini tidak bertepuk sebelah tangan. Komunikasi demi komunikasi menambah kesa indah hubungan kami. Kata jelek sekalipun tetap indah kedengarannya. Aku semakin yakin bahwa cinta itu buta saat itu. Aku tak lagi peduli apapun, yang aku peduli hanya dirinya. Ketika ada sesuatu yang mengasyikkan, dan tak mengasyikkan, selalu saja aku langsung ingat dia. Ingin menceritakan padanya sebagai wujud cintaku padanya. Begitu pula dia, dia selalu menjadikanku sandaran cerita dan kisah sedihnya. Sebagai sosok yang aku cinta, otomatis aku iba dan langsung melancarkan perhatianku padanya. Sungguh indah yang kurasaka saat itu.

                Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Tak terasa hubungan kami memasuki usia setahun. Hubungan kami? Mungkin kamu fikir cinta itu masih indah… namun tidak. Cinta itu hanya indah di bulan-bulan awal perkenalan kami. Setelah itu, senyum amat jarang lagi. Kalaupun ada senyum, itu hanya senyum getir tanpa ekspresi. Yang ada hanya sakit hati dan air mata.

                Kami mengakui bahwa kami masih saling cinta, namun kepercayaan di antara kami yang kurang. Kami tak bisa lagi saling membuktikan bahwa cinta itu masih ada. Di pihakku, aku masih sering mengatakan cinta dan rindu padanya, namun dia tak pernah lagi. Suatu malam aku kalut, hatiku bimbang. Aku tak fikir panjang ketika aku sms dia, “andai cintamu masih untukku L”. Dia balas, “masih, Cuma aku takut Tuhan berkehendak lain nantinya J. Kan saya sudah bilang sulit tuk melupakanmu”.

                Aku bahagia dengan balasannya. Namun bahagiaku hanya sesaat, karena perkataannya itu tak terbukti. Setelah sms itu, tak ada lag isms berikutnya. Aku sms dia lagi, namun tak dibalasnya lagi.
                Aku… aku sakit pastinya. Aku merasa gagal dalam percintaan ini.

               
“Allah, aku tau aku salah melangkah ketika memilih cinta. Aku memilih cinta yang menipu. Padahal ku tahu, cintaMu lah yang paling setia dan tak pernah menyakiti. Padahal aku tahu, bahwa Engkau terlalu mencintaiku, namun cintaMu selalu aku abaikan dan memilih cinta lain. Allah, izinkanlah aku kembali pada cintaMu, cintaMu yang halal nan hakiki. Buatlah aku lupa pada segala cinta dunia yang membutakan mata hatiku. Allah, raihlah tanganku, genggam eratlah jemariku.  Allah, ketika kelak aku jatuh cinta lagi, labuhkanlah cintaku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu agar bertambah kekuatan ku untuk  mencintaiMu, dan jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku padaMu. Aamiin yaa Mujiibud du’aa”



                                                                                                               Rumahku - Enrekang,  Ba'da Isya, 8 januari 2013


*) Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Berkali-kali

0 komentar:

Posting Komentar